Teenage Angst

Tertawa. Menganggap rendah orang lain. Memilih-milih teman. Bicara kotor. Gampang bahagia. Bahagia itu sederhana katanya. Bagaimana kamu bisa bahagia dengan mudah, sementara ada sebuah keluarga yang mau minum saja susah.

Sensitif. Melemahkan orang lain. Sopan hanya pada yang lebih tua. Citra diutamakan. Yang tidak penting dipentingkan. Basa-basi. Sederhana. Bagaimana kamu bisa depresi, sementara masalah terbesarmu hanya nilai ujian sekolah dan mempersiapkan acara kampus.

Banyak perhitungan. Hidup dari hari ke hari. Menilai. Memberikan penilaian. Kritik kosong. Bangun siang. Tidur malam. Bagaimana kamu bisa santai, sementara hingar bingar waktu terus berjalan dan kita semua akan terlupakan.

Egois. Sendiri. Hidup hanya sekedar lewat. Kesombongan. Nikmati yang kamu suka. Jauhi yang kamu tidak suka. Bagaimana kamu bisa tenang, sementara hobi yang kamu cintai tidak banyak memberikan manfaat pada manusia di sekitarmu.

Mungkin tidak semua orang bisa jadi dewasa. Lihat dirimu sendiri. Masih ada kah remaja pemberontak yang mementingkan perasaan. Atau hanya sudah berubah menjadi orang dewasa yang dangkal.

Jangan dibuang ya temannya.

Advertisements

Author: Kafi Khaibar

Percayalah pada dongeng

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s