Obat Penahan Nyeri

Klik suara lampu dimatikan
Pengunjung pulang
Penonton pulang
Tokoh utama pula kembali

Rangkumannya
Jenaka cerita perjalanannya
Berselimut tirai pertunjukkan
Yang ditunggu untuk ditutup
Barangkali tanpa sabar

Terbuka jari-jari
Menahan nyeri
Pedih silau pertunjukkan malam
Mengisi meja yang ditinggal
Waktu klik suara lampu dimatikan

Karena nyerinya sulit hilang
Punggungnya lebam
Memanggul perlengkapan untuk penampilannya
Yang sudah lama tidak laku

“Payah, obatnya terlalu manjur”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: